Menyambut Ramadan: Kiat Tadarusan di Bulan Ramadan

Mengambut Ramadan
RAMADAN akan tiba, hanya tinggal menghitung hari. Siapa yang sudah tidak sabar dengan kehadiran bulan suci yang penuh berkah? Sebagai umat muslim, kita sama-sama mengetahui betapa sejuk dan istimewanya vibes di bulan Ramadan. Banyak sekali hal-hal baik dan hadiah yang diberikan bagi umat muslim yang bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah di bulan puasa. Salah satunya, menghidupkan bulan Ramadan dengan rutin bertadarus.

Kiat Tadarusan di Bulan Ramadan, Menghidupkan Bulan Puasa

Tadarusan adalah kegiatan membaca Al-Qur'an yang dilakukan bersama-sama. Namun, tadarusan juga bisa diartikan sebagai kegiatan membaca Al-Qur'an secara tertib dan dilakukan berulang kali. Biasanya, pada bulan Ramadan, banyak sekali umat muslim yang menghidupkan bulan Ramadan dengan bertadarus.

Tadarusan tidak hanya dilakukan di rumah, sering kali saat menjelang sore atau berbuka, kita akan mendengar suara anak-anak TPA mengaji di musala/masjid sekitar menggunakan speaker sehingga terdengar hampir seantero kampung. Bagiku, momen tadarusan bersama Teman-Teman di TPA merupakan salah satu pengalaman menyenangkan di bulan Ramadan.

Namun, makin dewasa sudah tidak pernah lagi berkumpul dengan Teman-Teman di kampung. Akhirnya, mulai membiasakan diri untuk bertadarus sendiri di rumah. Meskipun hanya tadarusan di rumah, kita juga tetap harus mempersiapkan diri. Hal ini supaya, kegiatan membaca Al-Qur'an kita lebih afdol dalam meraih pahala di bulan Ramadan. Lantas, apa saja kiat tadarusan di bulan Ramadan yang harus dipersiapkan?

kiat tadarus

Hukum Bacaan Tajwid

Untuk membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sebaiknya kita memahami hukum bacaan, hal ini akan menghindari supaya tidak terjadi salah penafsiran. Panjang pendeknya harakat pun memiliki arti yang berbeda. Maka, penting bagi kita sebagai umat muslim untuk mempelajari tahsin terkait tajwid. 

Maka, kita perlu mempelajari tajwid dan hukum bacaan sejak dini. Namun, tidak ada kata terlambat untuk mempelajarinya. Selama kita pun kesadaran untuk belajar, ini lebih baik daripada tidak sama sekali. Jika kamu baru pertama kali mempelajari tajwid dan juga hukum bacaan, ada beberapa hukum bacaan yang harus kamu ketahui.

Idzhar

Yaitu apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf Idzhar, maka dibaca jelas atau terang.
  • Huruf Idzhar: ا (a/alif), ه (ha), ع (‘a/’ain), غ (gho/ghain), ح (kha), dan خ (kho).
  • Contoh: أَنْعَمْتَ (nun sukun bertemu dengan huruf ‘ain) dibaca an’amta bukan ang-amta apalagi am’amta.

Idgham

Yaitu apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf idgham maka dibaca berdengung. Idgham terbagi menjadi dua: 

Idgham bigunnah, dibaca dengung. 
  • Huruf: (mim), ن (nun), و (wau), dan ي (ya).
  • Contoh: أَبِي لَهَبٍ وَّتَبَّ (kashrahtain pada ba bertemu dengan huruf wau) dibaca abii lahabiwwatabe.

Idgham bilagunnah, dibaca tidak dengung.
  • Huruf: ل (lam) dan ر (ro).
  • Contoh: شَ‍رًّا يَّ‍رَهُ (fathahtain pada huruf ra bertemu dengan huruf ya) dibaca syyarroyyaroh.

Iqlab

Yaitu apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf iqlab maka nun mati atau tanwin tersebut lafalnya berubah menjadi huruf mim mati.
  • Huruf: ب (ba).
  • Contoh: كَلَّا ۖ لَيُ‍نْبَ‍ذَنَّ (nun mati bertemu dengan huruf ba) dibaca kallaa layummbadzanna.

Ikhfa’

Yaitu apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf ikhfa maka dibaca samar atau tidak terlalu jelas.
  • Huruf: selain Sharif idzhar, idgham, dan iqlab
  • Contoh: مِ‍نْ شَ‍رِّ (nun mati bertemu dengan huruf sya) dibaca ming-syarri bukan min-syarri.

Qalqalah

Yaitu apabila sukun bertemu dengan salah satu huruf qalqalah maka cara membacanya harus dipantulkan. Qalqalah terbagi menjadi dua: qalqalah sugra, terletak di tengah-tengah ayat, dibaca memantul ringan dan; qalqalah kubra, terletak di ujung ayat, dibaca memantul berat.
  • Huruf: Qaf (ق), Tha' (ط), Ba' (ب), Jim (ج) dan Dal (د)
  • Contoh: هُوَ الْأَبْتَرُ (huwal ab(e)tar), وَّتَبَّ (watab(e)).

Tidak hanya itu, masih ada pula mad-mad yang berkaitan dengan panjang pendeknya suatu harakat. Misalnya seperti mad tabi’i, mad jaiz, mad wajib, dll. Namun, jangan dijadikan beban atau hal sulit. Pelajari hukum bacaan tajwid secara bertahap, sabar, sambil dipraktekkan.


Memahami Waqaf

Kiat tadarusan di bulan Ramadan, selain memahami hukum bacaan tajwid, Kita juga harus memahami tanda waqaf. Waqaf yaitu tanda berhenti saat membaca Al-Qur'an. Kadang-kadang, kita suka bingung membedakan tanda waqaf yang berbeda-beda, tetapi ternyata masing-masing punya fungsinya sendiri.

  • Waqaf La Washal (لا): tidak boleh berhenti
  • Waqaf Lazim (مـ): wajib berhenti
  • Waqaf Murakhkhas (ﺹ): dianjurkan untuk tidak berhenti
  • Waqaf Waslu Awla (ﺻﻠﮯ): lebih baik melanjutkan bacaan
  • Waqaf Muraqabah (.·. … .·.): berhenti di salah satu tanda waqaf dan dan melanjutkan di waqaf yang sama selanjutnya atau sebelumnya
  • Waqaf Jaiz (ج): boleh berhenti atau boleh dilanjutkan 
  • Waqaf Waqfu Aula (قال): diutarakan berhenti
  • Waqaf Saktah (س): berhenti tanpa mengambil napas sebelum melanjutkan bacaan 
  • Waqaf Mutlaq (ﻁ): harus berhenti 
  • Waqaf Kadzalik (ﻙ): menyerupai huruf waqaf yang ada sebelumnya 

Adab-Adab Membaca Al-Qur'an

Kemudian kita tadarusan di bulan Ramadan adalah dengan menerapkan adab-adab ketika akan dan membaca Al-Qur'an. Sebab, saat membaca Al-Qur'an adalah momen di mana kita membaca ayat-ayat yang diturunkan. Al-Qur'an merupakan kitab suci yang harus dijaga dan dihormati. 

  • Ikhlas dan mengharapkan rida Allah ketika membaca Al-Qur'an
  • Disunnahkan untuk membersihkan mulut terlebih dahulu
  • Berwudhu
  • Menutup aurat 
  • Membaca Al-Qur'an di tempat yang bersih
  • Menghadap kiblat
  • Membaca ta'awudz
  • Membaca Bismillah di setiap awal surah

Berkomitmen dan Konsisten untuk Khatam Al-Qur'an 

komitmen konsistensi
Salah satu kiat tadarusan di bulan Ramadan adalah target untuk khatam paling tidak satu kali. Untuk bisa mencapai target adalah dengan komitmen untuk konsisten. Dan untuk mempertahankan suspensi bukanlah hal yang mudah karena harus melawan rasa malas dalam diri. Namun meskipun sulit, bukan berarti tidak bisa. Kamu masih punya usaha dan target untuk dicapai. 

Pertama-tama, kita harus mulai membuat plan. Belum sebulan kamu ingin khatam berapa kali? Kalau kamu ingin khatam satu kali, berarti dalam satu hari Kamu harus membaca Al-Qur'an sebanyak 2—3 lembar atau 4—6 halaman. Jadi dalam satu hari, kamu akan berhasil menyelesaikan satu juz. 

Kedua, konsisten dan lakukan berulang kali. Memang awal-awal rasanya semangat sekali karena masih dalam awal Ramadan. Namun, kita harus mulai menjaga diri dari segala tantangan yang ada ke depannya. Mempertahan konsistensi itu sendiri. Berjuang sendirian memang sulit, tetapi kamu bisa ikutan event tadarusan bareng yang dilakukan secara daring bersama orang lain. Sehingga, suasana tadarusan kamu lebih bersemangat.

Pada akhirnya, kita tadarusan di bulan Ramadan adalah dimuka dari niat kita terlebih dahulu. Untuk apa tujuannya? Pastikan niat dibulatkan hanya untuk Allah semata. Percuma, ‘kan, kalau hal baik, tetapi niatnya hanya untuk mendapatkan pengakuan dari manusia lain? Kemudian, jadikan kebiasaan Membaca Al-Qur'an secara rutin sebagai langkah awal untuk menjaga konsistensi. Bukan hanya di bulan Ramadan, melainkan tetap rutin membaca Al-Qur'an di bulan-bulan selanjutnya. 


Previous Post
7 Comments
  • Heni Hikmayani Fauzia
    Heni Hikmayani Fauzia 12 Maret 2024 pukul 04.57

    Tadarus di bulan ramadhan sebagai latihan untuk 11 bulan ke depan. Semoga diberi kekuatan untuk istiqomah dalam tadarus

  • Dyah Kusuma
    Dyah Kusuma 12 Maret 2024 pukul 18.43

    Terima kasih sharing tipsnya bermanfaat banget saat tadarus Qur'an, bulan ramadan untuk membentuk kebiasaan baik 11 bulan berikutnya, semoga istikomah untuk tadarus

  • Wakhid Syamsudin
    Wakhid Syamsudin 12 Maret 2024 pukul 18.49

    Sekarang udah banyak quran yang memuat tajwid dengan font beda warna, jadi bagi yang masih awam bisa sambil belajar cara bacanya.

  • Phai Yunita S Wijaya
    Phai Yunita S Wijaya 12 Maret 2024 pukul 19.58

    Pas banget sekarang lagi belajar lagi ilmu tajwid mbak. Materi ini sangat membantu aku melengkapi catatan liqo. Makasih sudah berbagi disini ya mbak. Makin terang pemahaman aku.

  • Yonal Regen
    Yonal Regen 13 Maret 2024 pukul 00.34

    Ilmu banget ini biar tadarus bulan Ramadhan nya tdak hanya sebatas mengkhatamkan saja tetapi memang sangat penting memperhatikan aspek-aspek lainnya yang terkait dengan hukum bacaan seperti ilmu tajwid dan lain-lainnya

  • Windi astuti
    Windi astuti 13 Maret 2024 pukul 00.47

    tadarus ini mengasah kemampuan banyak hal ya Vin. Bukan hanya sebatas tadarus kalau menurutku, bagaimana mentadabburi setiap ayat, hingga berujung mengaplikasikan ayatnya dalam kehidupan ini yang paling berat. Semoga dimudahkan untuk tadarus di ramadhan tahun ini. amiin

  • Angrumaoshi
    Angrumaoshi 13 Maret 2024 pukul 06.30

    Semoga Ramadhan ini bisa konsisten tadarusnya dan khatam. Lalu diikuti juga di bulan-bulan selanjutnya.

Add Comment
comment url